Bingung dengan ukuran dan berat baja profil? Artikel ini hadir dengan panduan lengkap standar baja konstruksi sesuai SNI.
🪛 : Kenapa Ukuran & Berat Baja itu Penting?
Bayangkan kamu sedang membangun struktur rangka baja: kolom, balok, dinding atap, atau rangka atap. Kamu pesan baja profil “WF 200×100” atau “H-Beam 150×150”, lalu material tiba, tapi struktur ternyata melengkung, atau beban tak tertahan seperti harapan — atau malah angkutannya melebihi kapasitas truk.
Itu bisa terjadi kalau kamu salah hitung ukuran, salah pilih profil, atau tak memperhatikan toleransi dan standar. Ukuran dan berat baja bukan sekadar angka-angka teknis — ini dasar supaya struktur aman, efisien, hemat bahan, dan terhindar dari kegagalan. Di dunia konstruksi, salah memilih profil bisa berarti pemborosan biaya atau bahkan risiko struktural.
Makanya, mari kita kupas tuntas: apa itu UNP, WF, IWF, H-Beam, CNP, T-Beam, bagaimana cara membaca ukurannya, bagaimana menghitung beratnya, serta apa standar yang harus kita patuhi (terutama SNI) agar proyekmu sukses.
1. Sekilas Profil Baja & Terminologi Umum
Sebelum masuk angka-angka, yuk pahami dulu istilah-istilah kunci:
| Istilah | Bentuk / Fungsi Umum | Catatan penting |
|---|---|---|
| UNP | Kanal U (U-profile) | Umumnya untuk rangka, tumpuan, lintel |
| WF / IWF | Wide Flange / I-Wide Flange (bentuk “I”) | Profil balok struktur umum |
| H-Beam | Penampang berbentuk “H” | Untuk kolom / balok besar |
| CNP | Kanal “C” ringan | Untuk rangka ringan, kusen atap, rangka plafon |
| T-Beam | Bentuk T (seperti huruf “T”) | Digunakan sebagai balok pisah atau sambungan struktur berbentuk T |
Setiap profil punya dimensi tinggi web (bagian vertikal), lebar flens / sayap, dan ketebalan web & flens (atau badan & sayap). Dalam tabel baja, biasanya ditulis misalnya: WF 200 × 100 × 5,5 × 8 — artinya tinggi 200 mm, lebar flens 100 mm, ketebalan web 5,5 mm, ketebalan flens (sayap) 8 mm.
2. Standar SNI & Toleransinya
Supaya profil baja dapat diproduksi dan diuji secara konsisten, kita perlu acuan standar teknis — terutama SNI (Standar Nasional Indonesia). Misalnya, untuk profil I-Beam, ada SNI 07-0329-2005 yang menetapkan toleransi ukuran penampang.
Untuk profil WF / H-Beam, produsen baja di Indonesia sering mengikuti standar produksi seperti SNI 07-7178-2006 atau standar mutu baja struktural.
Toleransi ini penting: misalnya, ketebalan flens boleh sedikit lebih tipis atau tebal, ukuran flens boleh melebar sedikit, agar produksi tetap feasible. Tapi perancang struktur harus tahu toleransi tersebut dan memasukkannya ke dalam perhitungan desain agar margin aman tetap dijaga.
3. Tabel Ukuran & Berat Standar dengan Contoh Nyata
Sekarang kita masuk ke data konkret. Di bawah ini adalah tabel referensi populer (berdasarkan produsen baja seperti Gunung Garuda, LS, dan data tabel baja umum) untuk beberapa ukuran profil WF, H-Beam, UNP, CNP.
3.1 WF / IWF (Wide Flange / I-Wide Flange)
Tabel berat dan ukuran beberapa contoh WF berdasarkan literatur:
-
WF 150 × 75 × 5 × 7 (12 m) → berat ~ 168 kg
-
WF 200 × 100 × 5,5 × 8 (12 m) → berat ~ 256 kg
-
WF 248 × 124 × 5 × 8 (12 m) → berat ~ 308 kg
-
WF 300 × 150 × 6,5 × 9 (12 m) → berat ~ 440 kg
-
WF 400 × 200 × 8 × 13 (12 m) → berat ~ 792 kg
-
Dan masih banyak ukuran lainnya seperti WF 346, WF 350, WF 396, dll.
Cara membaca: “WF 150 × 75 × 5 × 7 × 12 m” berarti tinggi 150 mm, lebar flens 75 mm, tebal web 5 mm, tebal flens 7 mm, panjang batang 12 meter, berat total 168 kg.
3.2 H-Beam
Contoh ukuran & berat H-Beam dari katalog katalog baja lokal:
| Ukuran (HxB) | Tebal Web × Tebal Flens | Panjang Standar | Berat (kg) |
|---|---|---|---|
| 100 × 100 | 6 × 8 mm | 12 m | ~ 206 kg |
| 125 × 125 | 6,5 × 9 mm | 12 m | ~ 283,2 kg |
| 150 × 150 | 7 × 10 mm | 12 m | ~ 373,2 kg |
| 200 × 200 | 8 × 12 mm | 12 m | ~ 599 kg |
| 250 × 250 | 9 × 14 mm | 12 m | ~ 869 kg |
| 300 × 300 | 10 × 15 mm | 12 m | ~ 1.128 kg |
| 350 × 350 | 12 × 19 mm | 12 m | ~ 1.644 kg |
Catatan: angka berat per batang dibuat berdasarkan standar panjang 12 m, sehingga berat per meter biasanya = (berat batang) / 12.
Beberapa katalog tambahan menggunakan data JIS (standar Jepang) sebagai acuan mutu baja untuk H-Beam.
3.3 UNP (Kanal U)
Untuk kanal U, contoh ukuran & berat menurut tabel:
-
UNP 50 × 38 × 5 × 6 (panjang 6 m) → ~ 31 kg
-
UNP 65 × 42 × 5,5 × 6 → ~ 42 kg
-
UNP 100 × 50 × 6 × 6 → ~ 56,2 kg (per batang panjang 12 m)
-
UNP 203 × 76 × 7,1 × … → ~ 285,84 kg (untuk panjang 12 m)
-
UNP 220 × 80 × 9 × … → ~ 371 kg (12 m)
Catatan: kanal U biasanya punya tepi sudut membulat, dan dimensi r (radius) serta kemiringan lipatan juga diperhitungkan dalam standar produsen.
3.4 CNP (Kanal “C” Ringan)
Profil CNP lebih ringan dan dipakai untuk rangka atap, rangka plafon, kusen. Contoh data:
-
CNP 125 (125 × 50 × 20 × 3,2) → berat ~ 37 kg (pada panjang tertentu)
-
CNP 150 × 50 × 20 × 3,2 → ~ 40,6 kg
-
CNP 200 × 75 × 20 × 3,2 → ~ 55,62 kg
Profil CNP biasanya dibuat melalui proses cold forming (pelat dibentuk menjadi profil C), sehingga toleransi terbatas dibandingkan baja hot rolled.
3.5 T-Beam
Profil T-Beam sering digunakan dalam sistem balok lantai atau balok pengikat (tie beam). Tabel umum sering pula mencantumkannya dalam kompilasi tabel baja lengkap (WF, H, UNP, CNP, T).
Sayangnya, angka berat T-Beam tidak selalu tersedia di semua tabel. Namun prinsip pembacaan sama: tinggi badan T, lebar flens, ketebalan badan & flens, dan panjang batang.
4. Cara Membaca & Menghitung Berat Baja Profil
4.1 Rumus dasar
Untuk menghitung berat teoritis baja dari profil yang tidak tersedia dalam tabel, bisa digunakan rumus:
di mana ρ (densitas) baja kira-kira 7.850 kg/m³ (atau 7,85 g/cm³).
Luas penampang dihitung berdasarkan dimensi web + flens sesuai bentuk profil. Misalnya pada WF/IWF: dua sayap + satu web.
Tapi dalam praktik, kita cukup menggunakan tabel produsen atau katalog baja karena sudah mempertimbangkan bentuk profil dan penampang efektif, serta toleransi produksi.
4.2 Cara membaca tabel berat
Contoh: “WF 150 × 75 × 5 × 7 × 12 m → 168 kg”
-
Artinya berat batang 12 m = 168 kg
-
Berat per meter = 168 / 12 = 14 kg/m
Contoh lain: “H-Beam 200 × 200 × 8 × 12 (12 m) → 599 kg”
-
Berat per meter = 599 / 12 ≈ 49,9 kg/m
Kalau kamu punya ukuran khusus atau panjang bukan 12 m, tinggal konversi berat sesuai panjang dan hitung proporsional.
4.3 Pertimbangan toleransi & praktik lapangan
-
Profil aktual bisa sedikit berbeda dari nominal (misalnya flens sedikit melebar, tebal sedikit kurang) — itulah mengapa toleransi SNI penting.
-
Pada jenis baja cold formed seperti CNP, tepi, radius, toleransi bentuk dan kekakuan harus diperhitungkan.
-
Proyek besar kadang memesan profil “cut to length” (dipotong sesuai panjang kebutuhan) — maka tabel 12 m digunakan sebagai acuan.
-
Selalu sisakan margin keamanan pada perencanaan, jangan mendekati batas mekanik baja.
5. Tips Memilih Profil & Ukuran yang Tepat
Berikut tips praktis agar kamu tidak salah dalam memilih profil baja:
-
Hitung beban (beban mati + beban hidup) — dari situ tentukan momen, gaya geser, dan reaksi struktur.
-
Pilih jenis profil yang sesuai — misalnya untuk kolom besar pilih H-Beam, untuk balok WF, untuk rangka atap ringan pilih CNP atau UNP.
-
Cek katalog produsen — Gunung Garuda, LS, atau produsen lokal lain punya tabel ukuran & berat, dan pastikan mengikuti standar SNI.
-
Gunakan profil dengan margin aman (faktor keamanan) — jangan ambil profil dengan kapasitas yang pas-pasan.
-
Pertimbangkan panjang batang — biasanya produsen menyediakan panjang standar 12 m, sesuaikan dengan kebutuhan proyek agar limbah minim.
-
Perhatikan sambungan & las — bentuk profil mempengaruhi kemudahan penyambungan.
-
Koordinasikan dengan distributor — minta tabel profil terkini agar ukuran dan berat sesuai produk nyata.
6. Contoh Kasus: Membandingkan Beberapa Profil untuk Balok Lantai
Misalnya, kamu sedang merancang balok lantai sederhana dan ingin membandingkan antara menggunakan WF 200 × 100 atau H-Beam 150 × 150.
-
WF 200 × 100 (5,5 × 8) → berat ~ 256 kg (12 m) → ~ 21,33 kg/m
-
H-Beam 150 × 150 (7 × 10) → berat ~ 373,2 kg (12 m) → ~ 31,1 kg/m
Kalau strukturmu memerlukan kekakuan dan daya lentur tinggi, H-Beam mungkin pilihan lebih bagus khususnya untuk bentang besar. Tapi WF bisa cukup jika bentangnya kecil atau beban tidak terlalu besar.
Namun efeknya juga ke biaya, transportasi, sambungan, dan efisiensi lantai. Jadi pilih dengan perhitungan lengkap, bukan sekadar berat per meter.
7. Kesimpulan & Rangkuman
-
Ukuran dan berat profil baja (UNP, WF, IWF, H-Beam, CNP, T-Beam) adalah aspek penting dalam perencanaan struktur, agar struktur aman, ekonomis, dan tidak overdesign.
-
Standar SNI (dan toleransinya) harus dipatuhi dalam produksi & perencanaan agar profil nyata tidak menyimpang terlalu jauh dari perhitungan desain.
-
Tabel berat profil (dari produsen atau katalog) adalah acuan utama: contohnya WF 150 × 75 → 168 kg/12 m; H-Beam 200 × 200 → 599 kg/12 m; UNP dan CNP juga punya tabel khas.
-
Untuk ukuran yang tidak ada tabel, bisa dihitung dengan rumus luas penampang × panjang × densitas baja.
-
Dalam memilih profil: pertimbangkan beban, bentang, biaya, kemudahan sambungan, efisiensi konstruksi, dan margin keamanan.
-
Selalu koordinasikan dengan produsen/distributor baja agar data tabel ukuran & berat terbaru digunakan.
Dengan panduan ini, kamu tidak perlu lagi bingung saat menerima tabel baja “WF 248 × 124 × 5 × 8 — berat 308 kg” atau “H-Beam 300 × 300 — berat 1.128 kg” — karena sekarang kamu tahu cara membacanya, menghitungnya, dan memilih yang tepat.
Berikut beberapa dokumen acuan yang digunakan industri baja konstruksi:
| Jenis Profil | Standar SNI yang Berlaku | Keterangan |
|---|---|---|
| WF / H-Beam / IWF | SNI 07-7178-2006 | “Baja Profil WF Beam Proses Canai Panas” – berisi ukuran & berat tiap dimensi |
| UNP (U-Channel) | SNI 07-0052-2006 | “Baja Profil U (UNP) Canai Panas” |
| CNP (C-Channel) | Tidak selalu distandarkan dalam SNI, biasanya mengikuti ASTM A36 atau JIS G 3350 | Digunakan luas di konstruksi ringan |
| T-Beam | Tidak ada SNI spesifik, umumnya hasil fabrikasi (bukan pabrikan canai panas) | Mengikuti desain teknik, bukan tabel standar |
Tabel Ukuran & Berat Profil WF (mengacu SNI 07-7178-2006)
Berat per batang = untuk panjang 12 m. Sumber: Tabel Baja Profil WF Proses Canai Panas, SNI 07-7178-2006
| No | Tanda (WF) | Panjang Batang (m) | Berat per Batang (kg) | Berat per Meter (kg/m) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | WF 100 × 50 × 5 × 7 | 12 | 112 | 9,33 |
| 2 | WF 125 × 60 × 6 × 8 | 12 | 158,4 | 13,20 |
| 3 | WF 148 × 100 × 6 × 9 | 12 | 253,2 | 21,10 |
| 4 | WF 150 × 75 × 5 × 7 | 12 | 168 | 14,00 |
| 5 | WF 200 × 100 × 5,5 × 8 | 12 | 256 | 21,33 |
| 6 | WF 248 × 124 × 5 × 8 | 12 | 308 | 25,67 |
| 7 | WF 250 × 125 × 6 × 9 | 12 | 355 | 29,60 |
| 8 | WF 300 × 150 × 6,5 × 9 | 12 | 440 | 36,67 |
| 9 | WF 346 × 174 × 6 × 9 | 12 | 497 | 41,42 |
| 10 | WF 400 × 200 × 8 × 13 | 12 | 792 | 66,00 |
| 11 | WF 450 × 200 × 9 × 14 | 12 | 912 | 76,00 |
Catatan: Tabel di atas mengambil data profil WF yang disajikan dalam dokumen SNI 07-7178-2006 sebagai contoh. Untuk profil lain (UNP, H-Beam, CNP, T-Beam) data resmi bisa berbeda dan harus diambil dari dokumen SNI terkait. Pastikan memverifikasi langsung dari dokumen standar.
Tabel Ukuran & Berat Kanal U (UNP) — dari SNI 07-0052-2006
Berat per batang dihitung untuk panjang standar (12 m). Data diambil dari Tabel 5 “Ukuran penampang, berat permeter, dan karakteristik” pada SNI 07-0052-2006.
| No | Tanda / Ukuran (UNP) | H (mm) | B (mm) | t1 (tebal badan) (mm) | t2 (tebal sayap) (mm) | Berat per meter (kg/m) | Berat per batang 12 m (kg) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | UNP 80 × 45 × 6 × 8 | 80 | 45 | 6 | 8 | 8,80 | 105,6 |
| 2 | UNP 100 × 50 × 5 × 7,5 | 100 | 50 | 5 | 7,5 | 9,36 | 112,32 |
| 3 | UNP 180 × 75 × 7 × 10,5 | 180 | 75 | 7 | 10,5 | 21,4 | 256,8 |
| 4 | UNP 200 × 80 × 7,5 × 11 | 200 | 80 | 7,5 | 11 | 24,6 | 295,2 |
| 5 | UNP 300 × 90 × 9 × 13 | 300 | 90 | 9 | 13 | 38,1 | 457,2 |
| 6 | UNP 380 × 100 × 13 × 16,5 | 380 | 100 | 13 | 16,5 | 62,0 | 744,0 |
Catatan: • Data hanya sebagian dari tabel lengkap SNI. • SNI juga menetapkan toleransi ukuran & berat yang diizinkan (misalnya toleransi tebal sayap ±5 % atau ±4 %) • Untuk ukuran UNP lainnya, harus dilihat dokumen SNI lengkap. • Pastikan memverifikasi dengan katalog produsen agar data aktual sesuai toleransi dan label SNI.
Tabel Ukuran & Berat CNP / Kanal C (Spesifikasi Publik / Katalog)
Berat pada tabel ini adalah berat per batang (ukuran panjang standar atau disebut dalam katalog). Data diambil dari katalog produsen dan dokumen teknis publik. Pastikan dicek ulang ke dokumen SNI atau sertifikat pabrikan.
| No | Tanda / Ukuran (CNP) | Tinggi H (mm) | Lebar Sayap B (mm) | Bibir / Lip (mm) | Tebal t (mm) | Panjang Standar (m) | Berat Nominal (kg/m atau per batang) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | CNP 60 × 30 × 10 × 1,6 | 60 | 30 | 10 | 1,6 | 6 | ≈ 9,76 kg / batang 6 m |
| 2 | CNP 75 × 35 × 15 × 1,6 | 75 | 35 | 15 | 1,6 | 6 | ≈ 12,40 kg / 6 m |
| 3 | CNP 75 × 45 × 15 × 1,6 | 75 | 45 | 15 | 1,6 | 6 | ≈ 13,92 kg / 6 m |
| 4 | CNP 100 × 50 × 20 × 2,3 | 100 | 50 | 20 | 2,3 | 6 | ≈ 24,40 kg / 6 m |
| 5 | CNP 125 × 50 × 20 × 2,3 | 125 | 50 | 20 | 2,3 | 6 | ≈ 27,10 kg / 6 m |
| 6 | CNP 150 × 50 × 20 × 2,3 | 150 | 50 | 20 | 2,3 | 6 | ≈ 29,80 kg / 6 m |
| 7 | CNP 150 × 65 × 20 × 3,2 | 150 | 65 | 20 | 3,2 | 6 | ≈ 40,60 kg / 6 m |
| 8 | CNP 200 × 75 × 20 × 3,2 | 200 | 75 | 20 | 3,2 | 6 | ≈ 55,62 kg / 6 m |
Catatan: • Beberapa sumber menyebut berat dalam “kg/m”, beberapa dalam “kg per batang 6 m”. • Katalog produsen (contohnya Sinar Baja) mencantumkan bahwa CNP seperti “CNP 75 × 45 × 15 × 1,6 – berat 2,37 kg/m” dan “CNP 100 × 50 × 20 × 2,3 – 3,86 kg/m” untuk panjang 6 m. • Tabel “Lipped Channel” dalam dokumen yang diunggah tentang spesifikasi kanal C mencantumkan data H × B × C dan berat (kg/m) untuk beberapa kombinasi ukuran. • Standar “SNI 07-0138-1987” mengatur baja kanal C ringan, termasuk ukuran, berat, dan penandaan. • Namun, dokumen SNI resmi terbaru yang memuat tabel CNP lengkap dalam bentuk elektronik publik sulit ditemukan. Pastikan kamu memverifikasi tabel ini dengan dokumen standar SNI yang asli (kertas atau dari BSN) atau sertifikat pabrikan sebelum digunakan di proyek.

Posting Komentar